Selasa, 05 Agustus 2014

Story Begin

Pertama kali aku memutuskan hijrah kejakarta memang sudah salah dari niatnya. Niatku untuk mencari pekerjaan dijakarta didasari oleh keinginanku dekat dengan seorang lelaki.
Memang sudah menjadi watakku dan aku tidak pernah belajar dari kesalahan karena selalu mengambil keputusan dengan terburu-buru dan tanpa pikir panjang.

ternyata jakarta memang tidak seindah yang aku pikir. Tidak mudah hidup disini. Kegagalan demi kegagalan aku terima. Tapi ternyata sampai suatu ketika karena keputusasaan aku terima saja tawaran pekerjaan disuatu perusahaan Asuransi yang aku pikir dengan sifatku aku akan bisa sukses disini.

mungkin memang Tuhan sedang mengujiku, ditengah kerapuhan imanku aku dipertemukan dengannya, membawaku sampai kesini dan segalanya berjalan dengan baik pikirku. Namun baru kusadari ternyata benar kata seseorang yang pernah aku temui tanpa sengaja di sebuah airport bahwa cowok jakarta itu brengsek jangan cuma lihat luarnya. Hubungan yang aku jalani dan coba aku syukuri ternyata harus diguncang oleh sebuah perselingkuhan.

Entah benar atau tidak karena sampai sekarangpun aku tak pernah tau kebenarannya. benarkah mereka benar-benar berselingkuh dibelakangku atau bahkan aku yangjadi selingkuhan. Entah,.,.,.

Aku ingin bertemu dengan wanita itu namun sampai saat ini dia tidak pernah mau menemuiu. Aku bingung harus bagaimana . Disatu sisi aku sudah terlanjur bergantung padanya. Namun disisi lian aku pikir memang dia tidak cocok untukku. Dia sudah membohongiku siapa dia sebenarnya.

Kata putus itu pun keluar dari mulutku, namun benar-benar sesuatu yang tidak pernah kubayangkan. Dia mulia mengancam aku macam-macam. Mulai meneror karena tidak mau berpisah denganku.

Tuhan,.,.

Dia sudah berbohong padaku,.,

apa yang harus aku lakukan ya Allah,.,

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar